Setan Mau Pensiun :)
Suatu hari, setan curhat sama temannya.
"Aku mau pensiun saja jadi setan. Kesal juga godain manusia. Dia yang enak-enak, eh aku yang disalahin."
"KORUPSI, dia yang menikmati, eh aku yang disalahin. Katanya dipengaruhi setan."
"SELINGKUH, dia yang keenakan, eh aku disalahin. Katanya digoda setan."
"MABOK, dia yang keenakan, eh aku disalahin. Katanya diajak setan."
Hehehe. Humor adalah salah satu keunggulan dari otak kanan. Nabi Muhammad pun kadang melontarkan humor. Yang penting, tidak berlebihan.
Ternyata inilah manfaat humor (yang cerdas tentunya) di lingkungan kerja, seperti dikutip oleh Forbes:
- Ciptakan kebersamaan
- Tingkatkan loyalitas kerja
- Tingkatkan peluang promosi
- Ciptakan kebersamaan
- Tingkatkan loyalitas kerja
- Tingkatkan peluang promosi
Studi dari Robert Half International menyatakan 91 persen eksekutif percaya bahwa guyon nan cerdas dapat membuat karier mereka lebih melejit. Dan 84 persen lainnya percaya bahwa guyon mampu meningkatkan kinerja mereka secara periodik.
Sementara itu, survei yang dilakukan oleh UC Browser terhadap 9.136 pengguna internet, mengungkapkan bahwa ciri-ciri pasangan idaman bagi pengguna mobile internet di Indonesia adalah sosok yang lucu alias humoris.
Hasil survei ini kurang-lebih mirip dengan riset yang dilakukan Jeffrey Hall dari University of Kansas yang menyebutkan bahwa semakin pria berusaha melucu dan semakin ia beroleh respons bagus, maka semakin tinggi kemungkinan hubungan itu berjalan baik-baik saja.
Penemuan ini juga selaras dengan preferensi orang Indonesia terhadap iklan-iklan jenaka seperti laporan Google baru-baru ini. Yang penting, humor yang dilontarkan tidak berlebihan. Right?
Copy right : Ippho Santosa.